Kronologi hari ini :
Emmm Q bersyukur banget, ada seorang teteh tapi sifatnya ke ibu-an dan teteh ini seorang pelayan di sebuah warung makan yang ruangannya tidak terlalu besar namun punya pelanggan yang banyak dan wajar saja kalo warung kecil ini jam 2 siang sudah tutup karena dagangannya laris manis tiap hari :). Warung ini biasa Q sebut dengan Warjok "Warung Pojok". Q suka banget m teteh ini, namanya teh ira, teh ira ini orang yang paling ramah dan sopan yang pernah Q temui selama Q merantau di tempat ini. Hari ini, sekian kalinya [banyak banget deh], teh ira perhatian m Q, dia bilang sambil duduk di sebelahQ dan mengantarkan es teh manis untukQ "eni, sakit [tanda tanya]". Q jawab "enggak, teh ira" . Teh ira jawab lagi "yang benar [tanda tanya], ko lemes banget y keliatannya". Q jawab "beneran teh ira, Q ndak sakit, tapi akhir-akhir Q suka lelah". Emmm seperti ibu sendiri jadi kangen m mamaQ :)
Kalau Q lagi malas memasak di dapur kostsan, biasanya Q makan di Warjok. Menu makanan dan minumannya beragam tapi gak ada jus buah. Menu yang disajikan oleh ibunya teh ora seperti masakan rumah emmm berasa di rumah sendiri karena pelayanannya penuh dengan kasih sayang dan keceriaan :) :) :).
Sarapan pagi di Warjok biasanya Q makan lontong kari ayam yang seporsinya itu Rp. 3.500. Alhamdulillahnya, teh ira uda tau kalau Q suka sekali dengan tulang muda ayam jadi kalau menyajikan seporsi lontong kari ayam buatQ, teh ira tidak pernah ketinggalan ngasih tulang muda ayam hehehehe :).
Makan siang hari ini, Q pilih menu makanannya nasi ukuran setengah porsi, ikan patin yang di kasih bumbu sambel merah dan tumis sawi hijau yang ada tahunya di potong-potong bentuk dadu lalu minumnya Q pilih es teh manis. Q pun makan dengan lahapnya karena itu menu makan favoritQ apalagi kalau tumis bayam yang ada jagungnya sudah disajikan pasti Q santap tumis bayam itu :). Setelah selesai makan, Q gak lupa untuk membayar ke teh ira, makan siangQ hari ini :) Wow! Q hanya membayar Rp. 6.500. MenurutQ, ini sangat terjangkau untuk kalangan anak kostsan dan masyarakat umum :)
Selain Warjok, biasanya Q makan di Warjat yang Q sebut dengan Warung Jatinangor dengan menu makanan rumahan sama seperti warjok tapi cara penyajiannya berbeda dalam hal bumbu. Setelah itu ada lagi, warung makan yang di sebut dengan Dodoy dengan menu makanan yang sudah di paket dengan harga Rp. 6.000 dan jus buahnya di patok dengan harga Rp. 2.500 serta es jeruk dengan harga Rp. 2.000.
Alhamdulillah, Q tipe orang yang tidak rumit kalau dalam hal makanan, apa pun Q santap asalkan itu halal dan enak untuk di makan.
Ke tiga tempat yang uda Q sebutin tadi, itu adalah rekomendasi hemat ala anak kostsan di jatinangor. Sebenarnya, masih banyak lagi tempat kuliner yang patut di coba di wilayah jatinangor dan sekitarnya dengan harga per porsinya dan kualitas sajiannya yang berbeda-beda, pastinya hal kecil semacam kuliner ini akan menimbulkan kerinduan yang terdalam bagi siapa saja yang pernah merantau di tempat ini.
Terima Kasih :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar